
Karier itu rumit.
Kita gagal dalam wawancara dan dilewati untuk promosi. Reaksi spontan kita adalah menyalahkan bos, pewawancara, nepotisme, tetapi sebagian besar hanya karena nasib buruk.
Tapi benarkah begitu? Nasib buruk?
Tidak sama sekali. Pengalaman saya selama 35 tahun menunjukkan bahwa hal pertama yang Anda butuhkan untuk sukses adalah gambaran yang sangat jelas tentang diri Anda, sebagaimana dilihat oleh orang lain.
Saran saya untuk Anda.
Akui siapa dirimu sebenarnya dengan meluangkan waktu untuk mencari tahu bagaimana orang lain melihatmu – bercerminlah dengan jujur.
Perhatikan perbedaan antara cara Anda memandang diri sendiri dan cara orang lain memandang Anda.
Berusahalah agar orang lain melihat Anda seperti yang Anda inginkan… dan ucapkan selamat tinggal pada “nasib buruk”.
Mengapa tidak mulai sekarang? Klik di sini untuk menerima koleksi “Manajer Hebat Dibuat”, serangkaian sembilan postingan singkat yang akan menuntun Anda ke arah manajemen karier yang berorientasi pada hasil.
Dan selalu ingat:
Manajer hebat itu dibentuk, bukan dilahirkan.